Dari Friendster (FS) ke Facebook (FB)

Dari Friendster (FS) ke Facebook (FB)

Nampaknya sekarang facebook sedang in. Setiap hari saya mendapatkan email request dari facebook. Ini menyebalkan. Ini juga yang membuat saya mulai membenci facebook.

Sebelum facebook, orang ramai-ramai menggunakan friendster. Ah, sebenarnya waktu itu lebih banyak anak muda (youngsters) yang menggunakan facebook. Jarang orang “tua” yang menggunakan friendster. Mungkin malu? hi hi hi.

Nah, begitu facebook muncul, maka orang yang lebih “tua” (baca: dewasa) mulai mengklaim identitas digitalnya. Maka facebook menjadi tempat orang besar berkumpul. hi hi hi.

Tadinya saya pikir ada dua kutub; FS dan FB. Muda dan tua. Tetapi lama kelamaan saya melihat anak-anak juga mulai meninggalkan friendster ke facebook. Mengapa? Ada yang tahu alasannya?

Saya sendiri sudah jarang sekali mengakses friendster (terakhir adalah beberapa bulan yang lalu). Alasannya sederhana, lambat sampai tidak dapat diakses. Baru saja saya mencoba akses ke friendster. Sudah 10 menit, layarnya belum muncul. Sementara itu facebook sudah tampil (meskipun dia juga mulai menyebalkan).

Di sebuah instansi saya diberitahu bahwa traffic facebook di kantor mereka sudah menduduki peringkat ketiga! Akhirnya terpaksa facebook diblokir pada jam kantor. Halah. Sedemikian hebatnya demam facebook ya.

Nampaknya facebook akan mengalahkan friendster. Apa yang salah dengan friendster ya? Apakah nantinya akan ada yang baru dan mengalahkan facebook? Kita lihat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s